NGANJUK – Kebahagiaan ganda menyelimuti Program Ternak Berkah yang diinisiasi oleh Lembaga Manajemen Infaq (LMI) Nganjuk. Pada Sabtu (14/2), dua ekor indukan kambing milik Pak Beni Irawan, anggota Kelompok Tani Punjul Jaya, melahirkan secara bersamaan di Desa Kepel, Kecamatan Ngetos.
Momen langka ini menjadi bukti nyata keberhasilan sistem pemeliharaan dan pendampingan yang intensif.
Proses kelahiran berlangsung secara bertahap namun di hari yang sama:
- Sebelum Dhuhur: Indukan pertama melahirkan seekor anak kambing jantan yang sehat.
- Setelah Dhuhur: Indukan kedua menyusul dengan melahirkan seekor anak kambing betina.
Kedua proses persalinan berjalan lancar berkat perawatan optimal dari Pak Beni dan pengawasan rutin dari tim pendamping program.
Progres Signifikan Sejak September 2025
Program Ternak Berkah yang dijalankan bersama Kelompok Tani Punjul Jaya ini baru berjalan sejak September 2025. Namun, dalam waktu kurang dari setengah tahun (hingga Februari 2026), tercatat sudah ada tiga indukan yang berhasil melahirkan.
Keberhasilan ini tidak lepas dari strategi LMI Nganjuk yang meliputi:
- Monitoring Bulanan: Evaluasi rutin kondisi fisik ternak.
- Manajemen Pakan: Memastikan asupan nutrisi yang cukup bagi indukan.
- Kesehatan Kandang: Pemantauan sanitasi secara berkala.
- Arahan Teknis: Edukasi langsung kepada peternak mitra.
Semangat Baru bagi Peternak
Pak Beni Irawan tak dapat menyembunyikan rasa syukurnya atas bertambahnya populasi ternak yang ia kelola.
“Alhamdulillah, saya tidak menyangka dua indukan lahir barengan. Ini menjadi semangat baru bagi kami di Kelompok Tani Punjul Jaya untuk merawat ternak dengan lebih baik lagi,” ungkap Pak Beni dengan penuh haru.
Harapan Kemandirian Ekonomi
Dengan terus bertambahnya populasi ternak, LMI Nganjuk berharap Program Ternak Berkah ini tidak hanya menjadi bantuan sesaat, tetapi mampu memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat Desa Kepel secara berkelanjutan.
